Register | Member login
Berita
Pekan Sastra 2015: Pembinaan Mahasiswa Terhadap Seni Melayu Perlu Ditingkatkan 12 Juni 2015

Pekan Sastra 2015: Pembinaan Mahasiswa Terhadap Seni Melayu Perlu Ditingkatkan

Pekanbaru, Riau - Balai Bahasa Provinsi Riau (BBPR) harus terus berupaya menggesa yang muda untuk menggairahkan dan membudayakan kembali pantun-memantun pada budaya Melayu sekarang ini. Demikian dikatakan pengurus Lembaga Adat Melayu Riau Syafruddin Saleh Sei Gergaji, Kamis (11/6/2015) yang mengapresiasi kegiatan ... Selengkapnya

Malam Puisi Serumpun, Wujud Pelestarian Budaya Bangsa 01 Juni 2015

Malam Puisi Serumpun, Wujud Pelestarian Budaya Bangsa

Jakarta - Yayasan Panggung Melayu bekerjasama dengan Anjungan Riau Taman Mini Indonesia Indah menggelar Malam Puisi Serumpun pada Sabtu (30/5/2015). Selain dimeriahkan oleh berbagai pentas seni, seperti orkes melayu, tari-tarian tradisional, dan musikalisasi puisi, acara ini juga dihadiri penyair-penyair serumpun ... Selengkapnya

Opini
Ku Busu yang Bukan Peragu 05 Desember 2013

Ku Busu yang Bukan Peragu

4 Maret 1946, seruan-seruan itu terdengar riuh di Istana Binjai. Kala itu, sekelompok pemuda menyeruak masuk ke halaman istana. Mereka menuntut agar bendera kerajaan yang bersanding dengan bendera merah putih, diturunkan. Lagu “Darah Rakyat” berkumandang. Suara para pemuda itu membahana. Senja koyak. Selengkapnya

Refleksi Jejak Tengku Amir Hamzah 05 Desember 2013

Refleksi Jejak Tengku Amir Hamzah

“....bagi saya ialah, bahwa Amir dalam Nyanyi Sunyi dengan murninya menerakan sajak-sajak yang selain oleh ‘kemerdekaan penyair’ memberi gaya baru pada bahasa Indonesia, kalimat-kalimat yang pedat dalam seruannya, tajam dalam kependekannya. Sehingga susunan kata-kata Amir bisa dikatakan destruktif ... Selengkapnya

Artikel
Amir Hamzah - 'Raja' Penyair Melayu 05 Desember 2013

Amir Hamzah - 'Raja' Penyair Melayu

Nama Amir Hamzah cukup terkenal sebagai nama seorang penyair yang besar dalam sastra Indonesia abad kedua puluh tetapi penyair ini yang berasal keturunan bangsawan dan julukannya sebagai ‘raja’ penyair Pujangga Baru yang diberikan kepada Amir Hamzah oleh H. B. Jassin (1986) ternyata mengakibatkan bahwa ... Selengkapnya

Hikayat Teungku Di Meukek: Tinjauan Teori Sastra Post-Kolonial 05 Desember 2013

Hikayat Teungku Di Meukek: Tinjauan Teori Sastra Post-Kolonial

Hikayat Teungku di Meukek adalah sebuah teks sastra Aceh yang menukilkan berbagai peristiwa sejarah dan penuh pesan sosial dan politik. Tulisan ini menjelaskan tentang pengaruh kolonial dalam hikayat tersebut. Naskah kuno yang di dalamnya banyak mengandung berbagai nilai budaya, baik tentang kepercayaan, ... Selengkapnya